PRINGSEWU, SRIWIJAYADAILY — Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) Brigjen TNI Haryantana, S.H., meninjau langsung rencana pembangunan jembatan gantung di Pekon Jogjakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Jumat, 16 Januari 2026. Peninjauan dilakukan bersama unsur Forkopimda setempat sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur wilayah pedesaan.
Jembatan gantung yang direncanakan memiliki panjang sekitar 80 meter dan lebar 2 meter itu disiapkan untuk menghubungkan Pekon Jogjakarta dengan Desa Sukoharjo IV. Selama ini, keterbatasan sarana penyeberangan menjadi kendala utama mobilitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Brigjen TNI Haryantana menegaskan, pembangunan jembatan tersebut bukan semata proyek fisik, melainkan bagian dari fungsi pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung kesejahteraan rakyat. Infrastruktur yang memadai, kata dia, menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan wilayah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
“Selama ini warga harus memutar cukup jauh untuk beraktivitas. Jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk memangkas waktu tempuh dan memperlancar aktivitas sosial maupun ekonomi,” ujar Danrem di sela peninjauan.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan program pemerintah yang didorong untuk menjangkau wilayah-wilayah dengan kondisi geografis sulit, sebagai wujud pemerataan pembangunan hingga ke tingkat pedesaan.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem 043/Gatam turut didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Kasiter Kasrem 043/Gatam, Dandim 0424/TGM beserta jajaran, Pabung Kodim 0424/TGM, Kepala Pekon Jogjakarta, para Danramil, tokoh masyarakat setempat, serta mahasiswa KKN Universitas Aisyah Pringsewu.
Peninjauan ini sekaligus menjadi penegasan peran TNI di luar tugas tempur, yakni hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak pembangunan dan perekat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Sumber: Penrem 043/Gatam










