Jambi — Komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan Sungai Batanghari terus diperkuat jajaran TNI. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin memimpin kegiatan penanaman rumpun bambu dan pohon produktif di kawasan Sungai Batanghari dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak, Kota Jambi, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) sekaligus menjadi bagian dari gerakan penghijauan secara serentak di wilayah Sumatera Barat dan Jambi.
Dalam gerakan penghijauan tersebut, jajaran Kodam XX/TIB menanam sebanyak 20.650 rumpun bambu dan pohon produktif yang tersebar di berbagai lokasi.
Dalam sambutan Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada yang dibacakan Danrem 042/Gapu, disampaikan bahwa kegiatan penghijauan merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.
“Penghijauan bukan sekadar kegiatan menanam pohon, tetapi merupakan investasi bagi keberlangsungan lingkungan dan kehidupan generasi mendatang,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Khusus di wilayah Kodim 0415/Jambi sebagai lokasi kegiatan, sebanyak 639 tanaman ditanam. Jumlah tersebut terdiri atas 265 tanaman keras, 260 tanaman buah-buahan, dan 114 rumpun bambu.
Penanaman berbagai jenis tanaman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis bagi kawasan sekitar Sungai Batanghari, antara lain membantu memperkuat kawasan tepian sungai, mengurangi potensi erosi, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau, teduh, dan asri.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa keberhasilan program penghijauan tidak semata-mata diukur dari banyaknya tanaman yang ditanam. Hal yang lebih penting adalah memastikan tanaman tersebut dapat dipelihara dan tumbuh dengan baik.
“Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh tanaman yang telah ditanam dapat dipelihara dan tumbuh dengan baik,” tegasnya.
Karena itu, Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Kota Jambi, pejabat jajaran Korem 042/Gapu, Persit KCK, instansi pemerintah, aparat keamanan, dunia pendidikan, perbankan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan Sungai Batanghari yang memiliki peran penting bagi masyarakat Jambi.
Melalui kegiatan penghijauan ini, jajaran Korem 042/Gapu berharap gerakan menanam dan merawat pohon tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mewujudkan kawasan Sungai Batanghari yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
(Penrem 042/GAPU)










