TELANAIPURA, SRIWIJAYADAILY — Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah serius di Kota Jambi. Penumpukan sampah yang tak tertangani dengan baik bukan hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan.
Merespons kondisi tersebut, Babinsa Kelurahan Legok Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Jambi, Serma Rudiyanto, bersama Lurah Legok Rahmansyah, S.E., dan Kasi Trantib Tamrin, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik penumpukan sampah di wilayah Kelurahan Legok.
Pemantauan dilakukan untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Aparat kelurahan menilai, kebiasaan tersebut dapat memperparah persoalan lingkungan jika tidak segera diubah.
Serma Rudiyanto mengatakan, sampah yang menumpuk dan tidak terkelola berpotensi menyumbat aliran air, memicu pendangkalan sungai, serta menjadi sumber penyakit bagi masyarakat sekitar.
“Penumpukan sampah ini tidak bisa dibiarkan. Dampaknya bukan hanya pencemaran udara dan lingkungan, tetapi juga ancaman kesehatan dan potensi banjir,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan dan edukasi kepada warga perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran kolektif terhadap kebersihan lingkungan dapat tumbuh. Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat.
Melalui kegiatan pemantauan ini, aparat berharap Kelurahan Legok dapat terbebas dari titik-titik sampah liar, sekaligus menjadi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi warga.
Sumber: Pendim 0415/Jambi










