Ridwan Agus: Persiapan HPN 2027 Harus Dilakukan Sejak Dini GAPERKASINDO Jambi Perkuat Organisasi, Targetkan DPD Terbentuk di Seluruh Kabupaten Pangkogabwilhan I Tinjau Karhutla di Tahura Batanghari, Tekankan Penanganan Terpadu dan Pencegahan Sambut HUT ke-81 TNI, Korem 042/Garuda Putih Gelar Bazar UMKM Murah Serentak Pangkogabwilhan I Paparkan Inovasi Pengelolaan Gambut, Perkuat Strategi Pencegahan Karhutla di Jambi

Home / Nasional

Rabu, 10 November 2021 - 11:37 WIB

BPBD Tanjab Barat Minta Warga Kualatungkal Waspada Banjir Rob

FOTO : Kalaksa BPBD Tanjab Barat, Zulfikri

FOTO : Kalaksa BPBD Tanjab Barat, Zulfikri

SRIWIJAYADAILY

Banjir rob yang kerap melanda Kota Kuala Tungkal setiap penghujung tahun kini terjadi kembali, beberapa hari terakhir volume air terus mengalami peningkatan hingga menggenangi sejumlah ruas jalan raya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Zulfikri mengungkapkan bahwa wilayah pesisir Tanjab Barat memang kerap terjadi banjir rob mengingat kondisi Kota Kualatungkal yang berada didataran rendah.

Baca :  Ribuan Warga Padati Lapangan Makorem 042/Gapu, Festival Rakyat Nobar Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah

“Memang sering terjadi di Kualatungkal setiap tahun pasang besar hingga menggenangi jalan raya namun hanya sekitar tiga jam saja kemudian surut,”ujar Kalaksa BPBD Tanjab Barat. Senin, (08/11/2021) lalu.

Disisi lain, sejumlah ruas jalan yang tergenang dengan ketinggian sekitar 10-15 cm malah dijadikan anak-anak sebagai wahana hiburan untuk bermain air. Dalam hal itu, Zulfikri menegaskan agar orang tua untuk tetap waspada dan mengawasi anak anak yang bermain banjir rob, dikhawatirkan kembali terjadi insiden hanyut terbawa arus pasang surut bagian parit maupun sungai.

Baca :  DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: "MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA"

“Malah anak anak di Kualatungkal pada saat musim pasang besar mereka bermain dijalanan, kita minta orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi anaknya akan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi air asin itu juga dapat menimbulkan bakteri dan penyakit,”tuturnya.

Baca :  Garuda Tanpa Dignity

Dia juga menghimbau agar masyarakat tidak membuang sampah didalam got atau saluran air, sebab dapat menyumbat pembuangan air menuju muara sungai.

“Terkadang kesadaran masyarakat kita juga rendah terhadap sampah, buang sembarangan digot sehingga menyumbat drainase, belum lagi lumpur endapan air pasang menjadi meluap hingga menggenangi jalan dan pemukiman warga,”pungkasnya. (**/red)

Share :

Baca Juga

Nasional

Wujudkan Ketahanan Pangan, Kodim Mimika Tanam Jagung Perdana

Nasional

Kebersamaan Anggota Satgas TMMD Ke-117 Dengan Warga Di Lokasi Pengecoran Tower Tandon Air Talang Silungko

Nasional

Babinsa Kemingking Dalam Hadiri Safari Dakwah, Dzikir dan Muhasabah Di Masjid Babussalam

Nasional

Korem 042/Gapu Gelar Sholat Idul Adha 1443 H Dan Penyembelihan Hewan Kurban

Nasional

Perjuangan Sang Kapten Membuahkan Hasil, Kini Seorang Anak Pengidap Tumor di Batanghari Dibiayai Pemerintah

Nasional

Denpom V/4 Surabaya Tangani Laka Lalin di Tol Waru Gunung

Nasional

Update Situasi Perang Rusia di Ukraina

Nasional

Babinsa Posramil Jagebob Bantu Masyarakat Bangun Rumah Layak Huni