MERSAM, sriwijayadaily.com – Di tengah dinamika kehidupan masyarakat desa, peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) tidak hanya berkutat pada urusan keamanan. Lebih dari itu, Babinsa dituntut menjadi jembatan penghubung antara aparat pemerintah dan warga, menjaga harmoni, serta memastikan roda koordinasi berjalan tanpa sekat.
Itulah yang dilakukan Koptu Rahmat Indra Budi, Babinsa Desa Sungai Ruan Ulu dari Koramil 415-02/Mersam, Kodim 0415/Jambi. Selasa, 9 Februari 2026, ia menggelar komunikasi sosial (Komsos) bersama Kepala Desa dan perangkat Desa Sungai Ruan Ulu, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari.
Kegiatan yang tampak sederhana itu sesungguhnya memiliki makna strategis. Komsos menjadi sarana memperkuat hubungan kerja, menyamakan persepsi, sekaligus membangun koordinasi yang solid antara TNI dan aparatur desa. Melalui dialog informal yang cair, berbagai persoalan kewilayahan dapat dibahas tanpa jarak.
Dalam pertemuan tersebut, suasana keakraban begitu terasa. Tidak ada kesan formal yang kaku. Justru yang tampak adalah kebersamaan sebagai mitra kerja dalam melayani masyarakat. Model pendekatan seperti ini dinilai efektif menciptakan iklim kerja yang kondusif di tingkat desa.
Koptu Rahmat menegaskan, keberhasilan tugas pembinaan teritorial tidak bisa dilepaskan dari dukungan pemerintah desa dan masyarakat. “Setiap kegiatan di lapangan selalu mendapat dukungan dari aparat desa. Sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan tugas Babinsa,” ujarnya.
Kepala Desa Sungai Ruan Ulu pun menyambut baik langkah tersebut. Ia menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Babinsa dalam setiap program pembangunan, keamanan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Di tengah tantangan wilayah yang kian kompleks, komunikasi yang berkesinambungan antara TNI dan perangkat desa menjadi kebutuhan mutlak. Komsos bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi sosial untuk menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat.
Melalui pendekatan humanis dan kemitraan yang erat, kehadiran Babinsa diharapkan semakin dirasakan manfaatnya. Bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat di garis terdepan. (Kabul/red)










