SRIWIJAYADAILY, Jambi — Sampah masih menjadi persoalan klasik yang mengancam kebersihan dan kelestarian lingkungan. Penumpukan sampah yang tidak tertangani dengan baik dapat memicu berbagai dampak negatif, mulai dari pencemaran lingkungan hingga gangguan kesehatan. Namun, jika dikelola dengan benar, sampah justru dapat menjadi sumber manfaat dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, Babinsa Kelurahan Sungai Asam, Koramil 415-12/Pasar, Kodim 0415/Jambi, Sertu Adi Asroni, menghadiri kegiatan sosialisasi pengolahan sampah yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang DLH Kota Jambi, Mulyono, SKM, dan digelar di Kantor Lurah Sungai Asam pada Jumat lalu.
Dalam paparannya, Mulyono menjelaskan bahwa sampah rumah tangga dapat diolah dengan cara sederhana namun berdampak besar.
“Pemilahan antara sampah organik dan non-organik, pembuatan kompos, serta pemanfaatan barang bekas menjadi produk bernilai ekonomis merupakan langkah nyata yang bisa dilakukan masyarakat dari rumah,” terangnya.
Sementara itu, Sertu Adi Asroni menegaskan bahwa TNI, melalui peran Babinsa, akan terus mendukung kegiatan positif yang membawa manfaat langsung bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Edukasi pengelolaan sampah bukan hanya tentang kebersihan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia juga berharap agar masyarakat tidak hanya memahami, tetapi benar-benar menerapkan ilmu yang diperoleh dari sosialisasi ini dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan disiplin dalam mengelola sampah, lingkungan kita akan menjadi bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh para Ketua RT se-Kelurahan Sungai Asam, tokoh masyarakat, ketua forum RT, serta warga sekitar. Acara berlangsung tertib, penuh antusiasme, dan menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang hijau dan berkelanjutan.**










