Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Home / Nasional

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 18:40 WIB

Babinsa Sulanjana Galakkan Pelestarian Seni Kompangan di Kalangan Remaja

Jambi – Di tengah arus modernisasi yang cepat, pelestarian budaya lokal menghadapi tantangan besar. Di Kota Jambi, upaya untuk menjaga warisan budaya terus dilakukan melalui berbagai inisiatif, salah satunya adalah melalui kegiatan seni kompangan, sebuah tradisi musik yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Serma Iswanto, anggota Babinsa dari Koramil 415-11/Jambi Timur, Kodim 0415/Jambi, telah menunjukkan dedikasinya dalam mendorong generasi muda untuk mencintai dan melestarikan seni kompangan.

Baca :  Babinsa Koramil Mersam Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos, Jaga Kondusivitas Wilayah

Kegiatan ini diadakan di Jalan Pangeran Diponegoro, Gang Patuha RT 14, Kelurahan Sulanjana, pada Sabtu (31/8/2024) di mana Serma Iswanto aktif mendampingi latihan kompangan dan memberikan arahan serta motivasi kepada para remaja.

Seni kompangan, yang merupakan bentuk musik tradisional yang melibatkan alat musik kompang, memiliki nilai budaya yang penting sebagai bagian dari identitas masyarakat Jambi.

Serma Iswanto berharap bahwa dengan pelatihan dan dorongan yang diberikan, seni kompangan tidak hanya dipertahankan tetapi juga dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian integral dari kebudayaan lokal.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana penting untuk mempererat hubungan sosial antara Babinsa dan masyarakat, khususnya kalangan remaja. Dengan melibatkan mereka dalam aktivitas budaya, diharapkan akan terjalin ikatan yang lebih kuat serta rasa tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya.

Serma Iswanto menegaskan pentingnya seni kompangan dalam konteks sosial dan budaya. Ia menyatakan, “Seni kompangan bukan hanya simbol kekayaan budaya Indonesia tetapi juga menjadi jembatan komunikasi yang memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.”

Baca :  Hasan Basri Harahap Terpilih Aklamasi, Kembali Pimpin IPSI Jambi 2026–2030

Melalui upaya ini, diharapkan seni kompangan akan tetap relevan dan dicintai oleh generasi masa kini serta masa depan. Pelestarian budaya lokal menjadi salah satu cara untuk menjaga identitas dan kekayaan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman yang terus berubah. **

Share :

Baca Juga

Nasional

Kudam II/Sriwijaya Gelar Bimtek Pembinaan Keuangan TA 2023

Nasional

Peringati HUT Ke-66 GKI Di Tanah Papua, Kodam XVII/Cenderawasih Bersama Pemuda Gereja Laksanakan Penanam Pohon

Nasional

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Bahu-Membahu Membangun Rumah Warga Di Perbatasan RI PNG

Nasional

TMMD Ke-120 Kodim 0417/Kerinci Resmi Dibuka Oleh Pj Bupati Kerinci Asraf

Nasional

Batalyon Kavaleri 5/DPC Gandeng RS Fadhilah Prabumulih Gelar Seminar Kesehatan

Nasional

Kodim 1710/Mimika Gelar TMMD Reguler Ke-114

Nasional

Koramil 09/Telanaipura Dukung Kegiatan Susur Dan Bersih-Bersih Sungai

Nasional

Bentuk Transparansi, Kodim 0415/Jambi Sosialisasikan Program Anggaran Tahun 2022