Pelayangan, sriwijayadaily.com — Pondok pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang penting pembentukan karakter generasi muda. Dari pesantren, nilai moral, etika, dan semangat kebangsaan ditanamkan sejak dini. Kesadaran inilah yang mendorong Babinsa Koramil 415-07/Pelayangan Kodim 0415/Jambi, Serka Indra Zaidan, menjalin komunikasi sosial (Komsos) bersama para santri pondok pesantren di Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Sabtu (24/1/2026).
Komsos dilakukan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa untuk membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan berbasis keagamaan. Melalui dialog langsung dengan santri dan pengelola pesantren, Babinsa berupaya memahami dinamika serta perkembangan kehidupan pesantren di wilayah binaannya.
Menurut Serka Indra Zaidan, komunikasi dengan pesantren penting untuk mendukung pembinaan karakter dan mental santri agar tumbuh sebagai generasi berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan.
“Komsos ini kami lakukan untuk mendorong pembinaan karakter santri agar memiliki akhlakul karimah, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air,” ujarnya.
Ia menambahkan, kedekatan antara Babinsa dan pesantren juga berfungsi sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang mungkin muncul di lingkungan pendidikan. Dengan komunikasi yang terjalin baik, setiap informasi dapat segera diketahui dan dicarikan solusi secara bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga memberikan motivasi kepada para santri agar tetap tekun menuntut ilmu. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Melalui Komsos yang berkesinambungan, diharapkan terbangun sinergi yang harmonis antara Babinsa dan pondok pesantren, sekaligus memperkuat ukhuwah insaniyah dalam upaya membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan cinta tanah air. (Pendimjambi)










