Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Dampingi Pembersihan Drainase, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan Babinsa Olak Kemang Sambangi Pedagang Ikan Sungai, Serap Aspirasi dan Dukung Pelaku UMKM Komsos Babinsa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Desa Sekati Gedang, Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Ngopi Bareng, Babinsa dan Polsek Pasar Perkuat Sinergitas TNI-Polri Demi Keamanan Wilayah Babinsa Hadiri Musyawarah Gugus Depan SDN 09/IV Kota Jambi, Dukung Pembinaan Karakter Generasi Muda Melalui Pramuka

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 14 Juni 2025 - 20:11 WIB

Babinsa Payo Selincah Fasilitasi Mediasi Sengketa Tanah, Wujudkan Peran TNI sebagai Perekat Bangsa

Jambi – Sengketa batas tanah antara warga kerap menjadi potensi konflik horizontal di tengah masyarakat. Menyadari hal tersebut, TNI melalui peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus hadir di garis depan pembinaan teritorial untuk menciptakan kondusivitas wilayah.

Hal ini tergambar dalam tindakan sigap Babinsa Kelurahan Payo Selincah, Koramil 415-11/Jambi Timur, Kodim 0415/Jambi, Koptu Eriansyah, yang memfasilitasi mediasi antara dua warga yang berselisih soal batas tanah di Jalan Berdikari RT 27, Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Sabtu (14/6/2025).

Baca :  Babinsa dan Polsek Jelutung Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Kota Jambi

Konflik antara Bapak Sutarman dan Bapak Selamet, dua warga yang masih bertetangga, mendapat perhatian serius dari aparatur kewilayahan. Koptu Eriansyah langsung turun tangan menyelenggarakan forum mediasi terbuka yang dihadiri oleh Lurah Payo Selincah, Ketua RT 27, serta sejumlah perwakilan masyarakat.

“Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah. Kami hadir bukan untuk menghakimi, melainkan menjembatani komunikasi yang sehat agar konflik tidak berkembang menjadi ketegangan yang lebih luas,” tegas Koptu Eriansyah dalam keterangannya kepada awak media.

Baca :  Babinsa Jelutung Beri Motivasi dan Pembinaan Fisik kepada Pemuda Calon Prajurit TNI-Polri

Ia menambahkan, bahwa penyelesaian sengketa secara damai merupakan solusi terbaik di lingkungan masyarakat demi menjaga iklim sosial yang harmonis. Meski mediasi belum menghasilkan kesepakatan final, kedua pihak setuju untuk menempuh jalur damai dan melanjutkan proses dengan pengecekan ulang batas patok tanah oleh instansi terkait.

Sikap tegas namun humanis yang ditunjukkan Babinsa dalam meredam konflik menjadi cerminan nyata implementasi Delapan Wajib TNI, khususnya poin “Menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.”

Baca :  Babinsa Sambangi Pos Kamling, Ronda Malam Dijaga Tetap Hidup

Langkah ini juga memperkuat peran TNI sebagai kekuatan sosial yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga merawat kerukunan di tingkat akar rumput.

Mediasi damai ini diharapkan menjadi contoh penyelesaian sengketa yang berbasis musyawarah, bukan konfrontasi. Semangat gotong royong dan nilai kekeluargaan tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bertetangga.**)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Danrem 042/Gapu Sambut Menteri Lingkungan Hidup, Perkuat Sinergi Program Strategis di Jambi

TNI-POLRI

Babinsa Tanjung Sari Hadiri Forum RT, Perkuat Sinergi dan Kamtibmas Lingkungan

TNI-POLRI

Babinsa Perkuat Sinergi dengan Perangkat Kelurahan Jelmu Lewat Komsos

TNI-POLRI

TNI Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Anak Bangsa lewat Urban Farming di Jambi

TNI-POLRI

TNI Gelorakan Semangat Nasionalisme di Kalangan Pelajar melalui Program SRIGERNAS di Kabupaten Kerinci

TNI-POLRI

Kompak Lestarikan Gotong Royong, Babinsa dan Warga Tanjung Raden Jaga Danau Teluk Tetap Bersih dan Berdaya

TNI-POLRI

Kasad Ajak Prajurit Jaga Kekompakan Demi Majukan TNI AD

TNI-POLRI

Babinsa Sertu Ponijan Bangun Kebersamaan dengan Warga Desa Benteng Rendah