Purna Tugas Bukan Akhir Persaudaraan, Rekan Seperjuangan Datang Menjenguk Suhartono Danrem 042/Gapu Salurkan 25 Ribu Masker Bantuan Presiden, Lindungi Warga Jambi dari Dampak Kabut Asap Karhutla Musda X LVRI Jambi, PEPABRI Dorong Pewarisan Semangat Juang ’45 kepada Generasi Penerus SBC Soroti SOP dan Peran Askrindo-Jamkrindo dalam Sidang Kasus Semen Baturaja Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Londerang

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 14 Juni 2025 - 20:11 WIB

Babinsa Payo Selincah Fasilitasi Mediasi Sengketa Tanah, Wujudkan Peran TNI sebagai Perekat Bangsa

Jambi – Sengketa batas tanah antara warga kerap menjadi potensi konflik horizontal di tengah masyarakat. Menyadari hal tersebut, TNI melalui peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus hadir di garis depan pembinaan teritorial untuk menciptakan kondusivitas wilayah.

Hal ini tergambar dalam tindakan sigap Babinsa Kelurahan Payo Selincah, Koramil 415-11/Jambi Timur, Kodim 0415/Jambi, Koptu Eriansyah, yang memfasilitasi mediasi antara dua warga yang berselisih soal batas tanah di Jalan Berdikari RT 27, Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Sabtu (14/6/2025).

Baca :  Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian

Konflik antara Bapak Sutarman dan Bapak Selamet, dua warga yang masih bertetangga, mendapat perhatian serius dari aparatur kewilayahan. Koptu Eriansyah langsung turun tangan menyelenggarakan forum mediasi terbuka yang dihadiri oleh Lurah Payo Selincah, Ketua RT 27, serta sejumlah perwakilan masyarakat.

“Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah. Kami hadir bukan untuk menghakimi, melainkan menjembatani komunikasi yang sehat agar konflik tidak berkembang menjadi ketegangan yang lebih luas,” tegas Koptu Eriansyah dalam keterangannya kepada awak media.

Baca :  Tak Ada Lagi Panggung Piala Dunia untuk Cristiano Ronaldo, CR7 Sebut Trofi Euro Setara Gelar Dunia

Ia menambahkan, bahwa penyelesaian sengketa secara damai merupakan solusi terbaik di lingkungan masyarakat demi menjaga iklim sosial yang harmonis. Meski mediasi belum menghasilkan kesepakatan final, kedua pihak setuju untuk menempuh jalur damai dan melanjutkan proses dengan pengecekan ulang batas patok tanah oleh instansi terkait.

Sikap tegas namun humanis yang ditunjukkan Babinsa dalam meredam konflik menjadi cerminan nyata implementasi Delapan Wajib TNI, khususnya poin “Menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.”

Baca :  Babinsa Sijenjang Pererat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos

Langkah ini juga memperkuat peran TNI sebagai kekuatan sosial yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga merawat kerukunan di tingkat akar rumput.

Mediasi damai ini diharapkan menjadi contoh penyelesaian sengketa yang berbasis musyawarah, bukan konfrontasi. Semangat gotong royong dan nilai kekeluargaan tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bertetangga.**)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Apel Pemberangkatan Satgas Karhutla Jambi, Plh. Dansatgas Tekankan Pencegahan dan Respons Cepat

TNI-POLRI

TNI-Polri Kian Solid, Dandim 0415/Jambi Hadiri Kenal Pamit Wakapolda dan Buka Puasa Bersama

TNI-POLRI

Babinsa Simpang IV Sipin Perkuat Solidaritas Warga Lewat Komsos bersama Perangkat RT

TNI-POLRI

Danrem 042/Gapu Tinjau Langsung Kesiapan PSU Pilkada Kabupaten Bungo 2024

TNI-POLRI

Babinsa Olak Kemang Kawal Distribusi LPG 3 Kg, Pastikan Tepat Sasaran

TNI-POLRI

Bakti untuk Para Pejuang Bangsa: TNI AD Serahkan Rumah Bagi Warakawuri dan Prajurit Cacat Akibat Tugas Operasi

TNI-POLRI

Babinsa Sebapo Turun Langsung Serap Aspirasi Warga Tempino, Dari Jalan hingga UMKM

TNI-POLRI

Perkuat Sinergi Wilayah, Babinsa Telanaipura Lakukan Komsos dengan Perangkat Kelurahan Solok Sipin