SRIWIJAYADAILY.COM – Posyandu bukan sekadar tempat timbang balita, melainkan benteng awal pertahanan kesehatan masyarakat di pedesaan. Di balik kegiatan rutin itu, ada kerja sama lintas sektor yang menjadi kunci keberhasilan, termasuk peran aktif TNI melalui Babinsa.
Seperti yang dilakukan oleh Serda Tio Aprianto, Babinsa Koramil 415-03/Ma. Tembesi Kodim 0415/Jambi, yang turut mendampingi kegiatan Posyandu Sukamaju di Dusun 1 RT.02 Desa Jelutih, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari.
Kehadiran Serda Tio dalam kegiatan ini bukan hanya untuk mendampingi, tetapi juga sebagai bentuk sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan nasional, khususnya penanganan stunting, imunisasi, dan pembinaan keluarga sehat.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan Posyandu berjalan lancar, sekaligus memberi edukasi tentang pentingnya imunisasi, gizi seimbang, dan kebersihan lingkungan. Ini bagian dari tugas kami membantu pemerintah menjaga kualitas generasi mendatang,” ujarnya.
Kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan mencakup penimbangan balita, imunisasi BCG, DPT, Polio, Campak Rubella, serta pemberian vitamin A. Pelayanan ini dilakukan oleh bidan desa dan petugas kesehatan dengan semangat gotong royong para kader Posyandu, disertai pendampingan langsung dari Babinsa.
Bidan Desa, Ibu Idha A.Md Keb, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang dinilai mampu membangun semangat dan meningkatkan antusias warga.
“Adanya Babinsa membuat koordinasi di lapangan lebih mudah, warga juga lebih disiplin dan merasa aman,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa TNI hadir bukan hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan keterlibatan Babinsa, program kesehatan seperti pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak diharapkan bisa tercapai dengan hasil yang lebih optimal. (JT54)










