SRIWIJAYADAILY.COM — Komunitas motor bagi kalangan pemuda merupakan wadah untuk menyalurkan hobi dan membangun solidaritas sesama pencinta otomotif. Namun tanpa pembinaan dan pengawasan, aktivitas komunitas dapat berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan dan pengawasan di lapangan penting dilakukan untuk memastikan kegiatan komunitas berjalan positif dan tertib.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda, Babinsa Kelurahan Sungai Asam Koramil 0415-12/Pasar Kodim 0415/Jambi, Koptu Sunyoto, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan komunitas pemuda motor yang berkumpul di Terminal Rawasari, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, Rabu malam (15/10/2025).
Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan para pemuda di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa mendapat sambutan positif dari anggota komunitas dan warga sekitar yang menilai langkah ini sebagai pendekatan humanis dan efektif.
Dalam arahannya, Koptu Sunyoto mengajak para pemuda menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan. Ia menegaskan agar komunitas motor menjadi wadah kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin komunitas motor di Sungai Asam menjadi contoh positif. Hindari geng motor, balap liar, tawuran, atau penyalahgunaan narkoba. Tunjukkan bahwa komunitas motor bisa menjadi bagian dari solusi, bukan masalah,” tegasnya.
Ia juga mengajak para pemuda aktif dalam kegiatan sosial seperti gotong royong, donor darah, dan peduli lingkungan. Dengan demikian, komunitas motor dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan memperkuat persatuan di wilayah.
Kegiatan Komsos berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Melalui komunikasi yang intens antara Babinsa, pemuda, dan warga, tercipta sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan membangun citra positif pemuda di masyarakat.
Dengan pendekatan yang humanis dan edukatif, Babinsa berharap Kelurahan Sungai Asam tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan keamanan serta aksi premanisme.**










