Purna Tugas Bukan Purna Pengabdian, Api Perjuangan PEPABRI Tak Boleh Padam BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA” Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota

Home / Nasional

Selasa, 8 Februari 2022 - 11:57 WIB

ASDP Bidik 17 Pelabuhan Terapkan Pembayaran Cashless Tahun ini

SRIWIJAYADAILY

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperluas digitalisasi penyeberangan dengan menambah channel pembayaran secara nontunai (cashless) yang akan diterapkan pada 17 pelabuhan penyeberangan.

Adapun 17 pelabuhan yang ditargetkan sudah menerapkan pembayaran cashless pada 2022 adalah Pelabuhan Bira dan Pamatata (Selayar), Pelabuhan Jepara dan Karimunjawa (Jepara), Pelabuhan Batulicin dan Tanjung Serdang (Batulicin), Pelabuhan Bajoe dan Kolaka (Bajoe), Pelabuhan Sape dan Labuan Bajo (Sape), Pelabuhan Tanjung Kelian (Bangka), Pelabuhan Hunimua, Waipirit, Galala dan Namlea (Ambon), Pelabuhan Pagimana (Luwuk), serta Pelabuhan Mamuju (Balikpapan).

Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, mengatakan bahwa perseroan menerapkan metode pembayaran non tunai yang terdiri dari payment link melalui opsi layanan Virtual Account, kartu uang elektronik dari Bank BRI, Mandiri, BNI dan BCA, serta layanan dompet elektronik dari OVO, ShopeePay, LinkAja, serta Dana.

“Kami konsisten lakukan digitalisasi ini secara bertahap. Tahun ini rencana 17 pelabuhan terimplementasikan. Dalam waktu dekat ini, target kita ke Jepara, Batulicin dan Bajoe,” ujar Shelvy dalam keterangan yang diperoleh Selasa (8/2/2022).

Baca :  Dukung HPN dan Porwanas 2027, Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Menurut Shelvy, antusiasme pengguna jasa yang membeli tiket ferry dengan metode pembayaran cashless terus meningkat. “Kami lihat masyarakat semakin teredukasi, membeli tiket ferry dan melakukan pembayaran dengan kartu elektronik yang prosesnya simpel, mudah dan cepat. Ini juga bukti bahwa dalam dua tahun terakhir ini masyarakat telah melek dengan perubahan dan bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Dua tahun belakangan, kami fokus dan konsisten dalam digitalisasi bisnis sebagai wujud komitmen merubah wajah penyeberangan menjadi lebih modern,” katanya.

Lebih lanjut Shelvy menjabarkan, manfaat dari penerapan metode pembayaran nontunai bagi pengguna jasa. Pertama, memberikan rasa aman dan nyaman dengan adanya standar pengisian data diri yang lengkap terhadap jaminan asuransi dan kelengkapan manifest penyeberangan. Kedua, transaksi pembayaran mudah, praktis, terhindar dari uang palsu serta mendukung protokol kesehatan COVID-19 untuk mencegah penularan, karena meminimalisir kontak dengan petugas loket. Ketiga, proses transaksi di tollgate lebih ringkas dan cepat, serta pengguna jasa dapat lebih nyaman, teratur dan tertib, tidak perlu lagi antri di pelabuhan.

Baca :  Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil Pelayangan Gotong Royong Bantu Warga Dirikan Rumah

“Penumpang harus pastikan membawa identitas diri, mengisi manifest saat membeli tiket, dan siapkan alat pembayaran baik transfer VA, kartu dan dompet elektronik dengan saldo cukup saat akan membayar di pelabuhan,” ujar Shelvy.

Penerapan metode cashless di penyeberangan ini sejalan dengan upaya percepatan transformasi digital di tengah pandemi COVID-19 yang juga telah mengubah cara bertransaksi masyarakat, dari sebelumnya melalui physical space menjadi menjadi digital space (online).

Penerapan pembayaran dompet elektronik ini juga mengacu dengan aturan Kementerian Perhubungan PM Nomor 19 tahun 2020 tentang penyelenggaraan tiket angkutan penyeberangan secara elektronik, yang akan diterapkan bertahap di seluruh lintasan dan pelabuhan yang dikelola oleh ASDP.

Baca :  Safari Dakwah di Prabumulih, Ustaz Jarir dan Ustaz Rofiq Fatah Ajak Jamaah Perkuat Bekal Akhirat

Bagi pengguna jasa dapat memilih opsi pembayaran payment link melalui Virtual Account dari Bank BRI, BNI, Mandiri, BCA, CIMB Niaga, Maybank, Permata, Danamon, dan Maspion dengan langkah-langkah berikut ini :

  1. Pengguna jasa menginformasikan bank pilihan kepada petugas loket;
  2. Pengguna jasa menerima kode bayar (virtual account) yang diberikan oleh petugas loket;
  3. Pengguna jasa melakukan pembayaran yang dapat dilakukan melalui mobile banking, internet banking, dan ATM.

Selain itu, pengguna jasa juga dapat memilih opsi pembayaran menggunakan dompet elektronik dari Ovo, ShopeePay, LinkAja, dan Dana dengan langkah-langkah berikut :

  1. Pengguna jasa melakukan pengisian saldo dompet digital dan memastikan saldo cukup untuk digunakan;
  2. Pengguna jasa menerima QR code pembayaran dari petugas;
  3. Pengguna jasa melakukan scan QR Code untuk mendapatkan link pembayaran dan melakukan pembayaran di aplikasi dompet digital.

Share :

Baca Juga

Nasional

TNI AL Tugaskan Tiga KRI Produksi Anak Bangsa Pada LIMA Exhibition 2023 di Malaysia

Nasional

Pos Tsinga Terus Gencar Pembinaan Teritorial Dengan Tokoh Masyarakyat Papua

Nasional

Ciptakan Rasa Aman Masyarakat Saat Lebaran, Personil Koramil Telanaipura Turut Bergabung Dalam Operasi Ketupat 2022

Nasional

Cegah Maraknya Perjudian Online, Danyonif 143/TWEJ Sidak Handphone Prajurit

Nasional

Tingkatkan Kualitas Gizi anak Papua, Satgas Yonif 323 Bagikan Susu dan Telur

Nasional

Kapok Sahli Pangdam II/SriwijayaHadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Griya Agung

Nasional

Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur Jambi Serahkan Remisi di Lapas Kelas IIA Jambi pada HUT Kemerdekaan RI ke-79

Nasional

Kodim 0415/Jambi Gelar Karya Bakti di Pedalaman untuk Peringati HUT TNI ke-79