SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak Wujud Kepedulian terhadap Dunia Pendidikan, Babinsa Beliung Hadiri Tasyakuran Kelulusan SDN 94/IV Anjangsana ke Perusahaan, Babinsa Sijenjang Perkuat Sinergi dengan Petugas Keamanan

Home / Daerah / Nasional

Senin, 17 Januari 2022 - 10:18 WIB

Kebun Raya Katingan, Satu-satunya Bertema Koleksi Tumbuhan Buah Tropis

Sriwijayadaily

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan, Hap Baperdo, mengatakan dari puluhan kebun raya yang ada di Indonesia, Kebun Raya Katingan menjadi satu-satunya kebun raya dengan tema koleksi tumbuhan buah tropis.

Hap Baperdo menjelaskan sampai saat ini kebun raya yang diresmikan pada 6 Desember 2016 telah memiliki koleksi lebih dari 500 jenis buah

“Ini merupakan upaya pelestarian dan konservasi untuk tumbuhan atau buah-buahan tropis Indonesia dan khususnya Katingan seperti buah durian,” kata Hap Baperdo dikutip dari Antara, Minggu (16/1/2022).

Kebun Raya Katingan merupakan kebun raya pertama yang berada di Kalimantan Tengah, sekaligus yang kelima di Pulau Kalimantan. Kebun raya ini memiliki luas sekitar 127 hektare, terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 13 Kasongan dan berdampingan dengan tempat wisata Bukit Batu Kasongan.

Baca :  Silaturahmi Alumni SMAN 3 Jambi, Ruang Merawat Jejak dan Pengabdian

“Pembangunan Kebun Raya Katingan merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemerintah Kabupaten Katingan,” ucap Hap Baperdo yang juga pernah menjabat Kadishut Katingan itu.

Kebun Raya Katingan mulai dibangun setahun setelah penandatanganan MoU antara LIPI dan Pemda pada 2005 mengenai pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, serta teknologi untuk pendayagunaan sumber daya di Katingan.

Baca :  PMN Jambi Berbagi Takjil di Jalan Purnama, Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

Kebun Raya Katingan dikembangkan untuk penelitian, konservasi dan pendidikan bagi generasi muda untuk mengenal buah dan hayati lokal khas Kalteng di satu area kawasan. Selain itu kebun raya bisa menjadi sarana wisata.

“Silakan para wisatawan berkunjung menikmati suasana alam dan mengenal berbagai jenis buah tropis. Kebun Raya Katingan dibuka setiap hari mulai pukul 07.00-16.00 WIB dengan biaya masuk terjangkau hanya Rp5 ribu per orang,” ucapnya.

Untuk penanaman berbagai jenis tanaman di Kebun Raya Katingan memiliki tata aturan tersendiri, terang Hap Baperdo.

Setiap orang, organisasi dan institusi yang menanam akan tercatat diantaranya nama, jabatan, jam saat menanam, titik koordinat lokasi dan jenis tumbuhan yang ditanam.

Baca :  Sambut Idul Adha 1447 H, Warga LDII Tambaksari Kompak Gotong Royong Siapkan Lokasi Kurban

Selain itu, masing-masing jenis tanaman yang ada memiliki lokasi tersendiri atau khusus. Dibedakan menurut jenisnya seperti tanaman hutan, tanaman obat-obatan, tanaman buah khas Katingan, khas Kalimantan dan khas daerah lain di Indonesia, maupun jenis tanaman lain.

“Terbaru telah dibangun kebun buah lokal asli Katingan seluas 4 hektare dengan jumlah lebih dari 1.600 pohon. Juga telah dikembangkan madu kelulut dan terdapat trek khusus untuk bersepeda yang cukup menantang dan memacu adrenalin,” kata Hap Baperdo.

Share :

Baca Juga

Nasional

Bangun Rumah Baca, Satgas TNI 303/SSM Peduli Pendidikan Di Papua

Nasional

Satgas TMMD Kodim 0416/Bute Bantu Atasi Kesulitan Air Bersih Warga Talang Silungko

Nasional

Ways to Have Successful Husband and Wife Relations

Nasional

Beri Kejutan HUT Bhayangkara Ke 77, Kasrem 042/Gapu Sambangi Markas Polda Jambi

Nasional

Panglima TNI : Prajurit Sejati Tidak Akan Menangis Karena Kematian, Tapi Dia Hanya Menderita Melihat Pengkhianatan

Nasional

Yonif R 142/KJ Terima Bantuan Alat Perlengkapan Belajar Untuk Anak Papua Dari Bamus Perbankan Daerah

Nasional

Ciptakan Kebersamaan dan Kekeluargaan, Korem 045/Gaya Gelar Makan Siang Bersama Di “Pundok Gaya”

Nasional

Satgas Yonif 641/Beruang Jaga Keamanan dan Pererat Hubungan dengan Warga di Yalimo