SAROLANGUN — Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Arief Gajah Mada menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik, melainkan motor penggerak kemajuan desa dan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Hal itu disampaikan saat menutup pelaksanaan TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko di Lapangan Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Kamis (21/5/2026) lalu.
“TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa dimulai dari desa. Semangat gotong royong dan kebersamaan harus terus dijaga sebagai kekuatan utama pembangunan,” ujar Pangdam dalam amanatnya.
Kegiatan penutupan TMMD berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI-Polri, di antaranya Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Bupati Sarolangun H. Hurmin, unsur Forkopimda, para pejabat utama Kodam dan Korem, serta ratusan masyarakat setempat.
Selama pelaksanaan TMMD Ke-128, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, mulai dari perbaikan jalan desa, pembangunan sumur bor di Masjid Nurul Huda, pembangunan fasilitas MCK, hingga renovasi rumah tidak layak huni milik warga bernama Lukman.
Usai upacara penutupan, Pangdam bersama rombongan meninjau langsung sejumlah hasil pembangunan tersebut. Infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi warga desa.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bupati Sarolangun, Hurmin, menyampaikan apresiasi kepada Kodam XX/TIB, Korem 042/Gapu, dan Kodim 0420/Sarko atas kontribusi nyata melalui program TMMD.
Menurut dia, keberadaan TMMD memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan warga desa.
Rangkaian kegiatan penutupan juga diisi dengan pembagian sembako, pengobatan gratis, pembuatan KTP dan akta kelahiran gratis, penanaman pohon, serta bazaar pasar murah yang disambut antusias warga Desa Seko Besar dan sekitarnya.
Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD kembali ditegaskan sebagai kekuatan utama dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.










