Sarko – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Merangin dan Sarolangun menyebabkan banjir di sejumlah titik, Minggu (26/04/2026). Sejumlah permukiman warga terendam akibat meluapnya Sungai Batang Tembesi.
Di Kabupaten Merangin, wilayah yang terdampak cukup parah berada di Kecamatan Pamenang Selatan, khususnya Desa Pulau Bayur dan Desa Selango. Data sementara mencatat sekitar 60 unit rumah terdampak banjir, sementara 15 unit rumah mengalami kerusakan.
Selain permukiman, sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan jembatan gantung turut terdampak. Hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa.
Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Korem 042/Gapu melalui Kodim 0420/Sarko bergerak cepat turun ke lokasi. Komandan Kodim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Ariyanto memimpin langsung pengerahan personel untuk membantu warga.
Personel Babinsa dikerahkan untuk mengevakuasi barang-barang warga, membantu kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak, serta melakukan pendataan kerusakan bersama instansi terkait.
Selain itu, TNI juga bersinergi dengan Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan relawan dalam mendirikan posko darurat serta menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.
“Sebagai aparat teritorial, kami akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat terjadi bencana,” ujar Dandim.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih berpeluang tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, di wilayah Sarolangun, personel Koramil jajaran Kodim 0420/Sarko juga disiagakan untuk memantau perkembangan debit air dan membantu warga di daerah rawan banjir.
Korem 042/Gapu memastikan akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna mempercepat penanganan serta membantu pemulihan kondisi masyarakat pascabencana. (Kabul/red)










