Rakerwil PPN Jambi 2026 Perkuat Peran Pemuda Menuju Jambi Bahagia Danrem 043/Gatam Hadiri Penutupan Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam HUT Ke-27 Lampung Timur Tradisi Satuan Warnai Penyambutan Calon Kasrem Korem 043/Gatam di Metro Resmi Berganti! Danrem 043/Gatam Pimpin Tradisi Penyerahan Jabatan Kasrem, Kasilog dan Sertijab Kasiintel Danramil Sebapo Hadiri Halal Bihalal dan Tabligh Akbar BKMT, Perkuat Ukhuwah di Mestong

Home / Militer

Senin, 29 Desember 2025 - 15:29 WIB

Lapangan Padel Thehok dan Soal Lingkungan yang Terabaikan

Jambi Selatan, SRIWIJAYADAILY – Lapangan padel yang berdiri di Jalan Suka Sari RT 39, Kelurahan Thehok, Jambi Selatan, kembali membuka satu persoalan klasik di perkotaan: pembangunan yang berjalan lebih cepat daripada pengendalian dampak lingkungannya.

Keluhan warga bukan hal sepele. Kerusakan jalan lingkungan dan genangan air yang muncul setiap hujan deras menjadi penanda bahwa sistem drainase dan tata kelola air belum dipikirkan secara matang sejak awal pembangunan. Risiko banjir pun mengintai kawasan permukiman yang sebelumnya relatif aman.

Baca :  Babinsa Tanjung Sari Gelar Bersih-Bersih Masjid Bersama Warga Jelang Ramadhan

Dalam rapat koordinasi yang digelar Jumat (26/12/2025), Babinsa Kelurahan Thehok Koramil 415-10/Jambi Selatan, Peldа Edi Sutopo, bersama unsur pemerintah kecamatan dan OPD terkait mencoba meredam persoalan melalui jalur mediasi. Pendekatan dialog dipilih, alih-alih membiarkan konflik tumbuh menjadi resistensi sosial.

Pemilik lapangan padel yang diwakili Fauzan menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan kesediaan bertanggung jawab. Kesepakatan pun dicapai: pembangunan kolam retensi sesuai standar teknis serta surat perjanjian pertanggungjawaban jika terjadi banjir yang lebih besar dibanding kondisi sebelum lapangan berdiri.

Baca :  Babinsa Beliung Aktif Dampingi Rembuk Warga, Perkuat Pelaksanaan Program Kampung Bahagia

Namun persoalan mendasarnya tetap sama: mengapa dampak lingkungan baru dibahas setelah keluhan warga muncul? Di sinilah peran perizinan, pengawasan tata ruang, dan analisis dampak lingkungan seharusnya diuji—bukan sekadar formalitas administratif.

Camat Jambi Selatan, Darmawanysah, berharap kerja sama warga dan pengelola lapangan terjaga. Pernyataan yang normatif, namun penting. Sebab fasilitas olahraga memang membawa manfaat, selama tidak memindahkan beban risiko ke warga sekitar.

Baca :  Babinsa Sukakarya Hadiri Prosesi Duka, Perkuat Kedekatan dengan Warga

Kasus lapangan padel Thehok menjadi pengingat bahwa pembangunan di kota bukan hanya soal investasi dan tren gaya hidup, tetapi juga soal keadilan ekologis. Jika tidak dikendalikan sejak awal, ruang-ruang olahraga bisa berubah menjadi sumber masalah lingkungan baru. (PENDIMJAMBI)

Share :

Baca Juga

Militer

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pangdam XV/Pattimura Ikut Panen Padi di Pulau Buru

Militer

Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Bulanan, Sampaikan Amanat Pangdam II/Sriwijaya: Kobarkan Semangat Nasionalisme

Militer

Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi Disambut di Makodam Bandar Lampung

Militer

Kadispenad: Tidak Ada Intervensi TNI di Kampus

Militer

Dandim 0415/Jambi Ikuti Vidcon, Progres Koperasi Merah Putih Kasang Dievaluasi

Militer

Babinsa Tanjung Raden Perkuat Sinergi dengan RT dan Pemuka Agama Lewat Komsos Malam Hari

Militer

Makan Bersama, Menghapus Sekat: Kisah Keakraban Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Perangkat Desa Tidar Kuranji

Militer

Tingkatkan Profesionalisme Prajurit, Kodim 0415/Jambi Gelar Uji Terampil Perorangan