JAMBI SELATAN, SRIWIJAYADAILY.com — Upaya melestarikan budaya lokal kembali mendapat dukungan dari unsur pemerintah dan aparat kewilayahan. Babinsa Kelurahan Lingkar Selatan, Koramil 415-10/Jambi Selatan, Kodim 0415/Jambi, Kopka SR Simanjuntak melakukan monitoring kegiatan kesenian tradisional Kuda Kepang yang digelar di rumah Supartono di Jalan Mustika RT 24, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Selasa malam (9/12/2025).
Kuda kepang—salah satu kesenian tradisional Jawa—masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di sejumlah daerah. Selain menampilkan gerak tari dan atraksi yang menjadi ciri khasnya, kesenian ini berfungsi sebagai sarana pewarisan nilai budaya, tradisi lisan, serta kearifan lokal yang berkembang turun-temurun.
Kopka SR Simanjuntak mengatakan kegiatan budaya seperti ini perlu terus dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda. “Melestarikan budaya berarti merawat identitas dan menanamkan nilai-nilai moral, etika, serta rasa kebangsaan. Tradisi seperti kuda kepang mengajarkan toleransi sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi warga yang tetap aktif menjaga eksistensi seni kuda kepang di tengah arus modernisasi. Menurutnya, keberlanjutan sebuah tradisi sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat dalam menjaga dan menampilkannya secara rutin.
Acara tersebut turut dihadiri Lurah Lingkar Selatan, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran unsur kelurahan dan aparat keamanan diharapkan dapat memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta memberi dukungan moral bagi para pelaku seni.
Monitoring kebudayaan seperti ini, menurut pihak kelurahan, menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan budaya sekaligus mempererat hubungan antarwarga. Kegiatan tersebut juga dianggap sebagai medium penguatan kerukunan di lingkungan Kelurahan Lingkar Selatan.**
Sumber: Kodim 0415/Jambi










