Babinsa Solok Sipin Hadiri Posyandu, Dukung Kesehatan Ibu dan Anak Bersama Tiga Pilar Komsos Bersama Aparatur Kelurahan, Babinsa Pasir Panjang Perkuat Sinergi Bangun Ketahanan Wilayah Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Jalin Kedekatan dengan Pelaku Usaha Melalui Ajangsana di Desa Markanding Melalui Komsos, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Pererat Kedekatan dengan Warga Binaan Babinsa Kasang Jaya Bersama Warga Gelar Patroli Malam, Perkuat Keamanan Lingkungan

Home / Sosial & Budaya

Minggu, 9 November 2025 - 10:08 WIB

Babinsa Pakuan Baru Gencarkan Edukasi Antibullying

JAMBI, SriwijayaDaily.com — Perundungan (bullying) dan kenakalan remaja menjadi perhatian serius sejumlah pihak, termasuk TNI AD. Fenomena ini dinilai tidak hanya merusak karakter generasi muda, tetapi juga mengikis nilai empati dan moral di masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian, Babinsa Kelurahan Pakuan Baru Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi, Serka Antoni, menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan bullying dan kenakalan remaja di RT 13 Kelurahan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan tersebut melibatkan ibu-ibu PKK dan remaja setempat.

Baca :  Ketua PWI Jambi Diwakili Sekretaris Jenguk Anggota yang Sakit

Dalam sambutannya, Serka Antoni menekankan bahwa pencegahan bullying harus dimulai dari keluarga. Keteladanan orang tua, komunikasi yang baik, dan pembentukan karakter sejak dini menjadi fondasi penting dalam mencegah perilaku agresif di lingkungan sosial.

“Kami hadir untuk mendorong tumbuhnya karakter positif seperti empati, rasa hormat, dan kepedulian. Bullying bukan tanda kekuatan, melainkan bentuk lemahnya moral. Menghargai orang lain adalah dasar menjadi manusia yang beradab,” kata Serka Antoni.

Baca :  Babinsa Muara Tembesi Kawal Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Jebak

Ia menambahkan bahwa pencegahan kenakalan remaja bukan hanya tugas guru atau aparat keamanan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi keluarga, sekolah, pemerintah kelurahan, hingga tokoh masyarakat dinilai penting untuk membangun lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak.

Kegiatan berlangsung interaktif, di mana peserta berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait kasus perundungan yang pernah mereka temui. Melalui forum tersebut, masyarakat didorong untuk lebih peka terhadap gejala kekerasan sosial di lingkungan sekitar dan berperan aktif dalam mencegahnya.

Baca :  Babinsa dan PPL Pasir Panjang Dampingi Poktan Abadi Tanam Padi Serentak

“Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan sosial yang positif dan kondusif bagi perkembangan generasi muda,” ujarnya.

Melalui edukasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menolak segala bentuk kekerasan verbal maupun fisik, serta mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, berempati, dan bermoral.**

Share :

Baca Juga

Sosial & Budaya

Teater Tonggak Sampaikan Kritik Sosial, Politik dan Paling Tajam Masalah Lingkungan

Sosial & Budaya

Danramil Sebapo Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih di Muaro Jambi

Sosial & Budaya

Mari Kunjungi dan Ramaikan Festival Gong Sitimang, 4-6 Agustus 2023 di Danau Sipin

Sosial & Budaya

Festival Keris Siginjai 2024: Perkenalkan Candi Solok Sipin Lewat Lomba Desain Motif Batik

Sosial & Budaya

Booth 65 Persit KCK Kodim 0415/Jambi Tutup Event dengan Catatan Manis dan Pesanan Membludak

Sosial & Budaya

Dukung Suksesnya Festival Keris Siginjai, Taman Budaya Jambi Fasilitasi Ruang Latihan

Daerah

DPD IPBI Provinsi Jambi Gelar Lomba Seni Perangkai Bunga

Daerah

Duta Wastra Jambi 2025: Warisan Budaya Lokal Menuju Pentas Nasional