Muara Bulian, SRIWIJAYADAILY — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak ekosistem, mengganggu kesehatan masyarakat, dan menurunkan kualitas hidup, terutama di wilayah rawan seperti Kabupaten Batanghari. Upaya pencegahannya memerlukan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Babinsa Desa Aro, Koramil 415-04/Muara Bulian Kodim 0415/Jambi, Serda Abdurrohman, melaksanakan patroli karhutla bersama warga RT 08 Dusun IV Desa Aro, Kecamatan Muara Bulian, pada Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan memantau kondisi lahan, mendeteksi dini potensi titik api, serta memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang bahaya karhutla. Serda Abdurrohman mengatakan, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan, sebagian besar kasus kebakaran terjadi akibat pembukaan lahan dengan cara membakar. Karena itu, masyarakat diminta tidak lagi menggunakan metode tersebut. “Dampaknya sangat serius, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi kesehatan dan ekonomi warga,” ujarnya.
Melalui patroli dan sosialisasi rutin, Babinsa berharap kesadaran masyarakat terus meningkat. Sinergi antara TNI dan warga diharapkan dapat menjadi contoh nyata dalam menjaga kelestarian alam serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.**










