SRIWIJAYADAILY.COM – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana menghadiri panen raya jagung Kuartal III di lahan pertanian Polres Pringsewu, Desa Jogyakarta, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digagas pemerintah bersama Polri dan TNI.
Panen raya tersebut menjadi implementasi program peluasan pangan yang menargetkan stabilitas, keterjangkauan, serta keamanan pangan bagi masyarakat. Program ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana swasembada pangan ditetapkan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional.
Acara turut dihadiri Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, serta unsur Forkopimda lainnya.
Sebelum panen dimulai, para pejabat dan undangan mendengarkan arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual. Kapolri menegaskan, panen raya serentak di berbagai daerah adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi TNI-Polri melalui penanaman serentak di 36 provinsi, penyediaan sarana pertanian, serta pembangunan gudang pangan berkapasitas besar untuk memperkuat distribusi nasional.
Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana menyebut kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi momentum memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan.
“Panen jagung ini adalah simbol sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kedaulatan pangan. Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini merupakan langkah nyata membangun kemandirian pangan sekaligus menjawab tantangan krisis global dengan pendekatan lokal,” ujarnya.
Melalui panen raya serentak, diharapkan produksi jagung lokal meningkat sekaligus memberi kontribusi signifikan bagi ketahanan pangan nasional, yang pada gilirannya mendukung stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.**










