Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Deka Piro Sandira Pimpin Ziarah Rombongan Sambut HUT ke-80 Pomad Mantan Dandenpom Jambi Kolonel Purn. M. Nurdin Ikuti Ziarah HUT ke-80 Pomad di TMP Satria Bhakti Komsos Babinsa Desa Bakti Mulya, Jalin Kedekatan dan Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat Sinergitas Babinsa dan Kelurahan Pasir Panjang, Kunci Pelayanan Prima dan Ketahanan Wilayah Babinsa Koramil 415-12/Pasar Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas Wilayah Melalui Komsos

Home / TNI-POLRI

Jumat, 27 Juni 2025 - 07:00 WIB

Perang 15 Hari yang Mengguncang Dunia: Iran Menang Telak Secara Strategis, Israel Bertahan Karena Campur Tangan AS — Fakta Dibalik Kebohongan Nuklir dan Rudal yang Belum Dilepaskan

Oleh : Laksma TNI (Purn) Jaya Darmawan, M.Tr.Opsla.

Teheran–Yerusalem, Juni 2025 — Perang besar selama 15 hari antara Iran dan Israel telah mengguncang dunia, membuka mata semua pihak tentang siapa sebenarnya kekuatan sejati di kawasan Timur Tengah. Jika dilihat secara jujur dan akademis, tanpa intervensi Amerika Serikat dan sekutunya, Iran jelas menang telak — baik secara strategis, stok persenjataan, maupun keberanian politik.

1. Fakta Perang: Israel Bertahan Karena Payung Barat

Selama 15 hari konflik terbuka, Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal balistik ke wilayah Israel, termasuk ke Tel Aviv dan pangkalan militer Negev. Hampir seluruhnya berhasil dicegat bukan oleh sistem Israel semata, tapi oleh jaringan pertahanan gabungan dari :

• Amerika Serikat (satelit, radar THAAD, dan F-35),

• Inggris dan Prancis (dukungan radar dan teknis),

Baca :  Babinsa Kembang Tanjung Tanamkan Disiplin dan Karakter Siswa Sejak Dini

• serta Yordania yang ikut membuka wilayah udaranya demi pencegatan dini.

Jika tanpa bantuan itu, sistem pertahanan Israel tidak akan mampu menghadapi gelombang rudal balistik Shahed, Zulfiqar, dan Kheibar Shekan milik Iran yang mampu menembus jarak lebih dari 1.500 km.

2. Rudal Iran: Stok Masih Tersimpan, Belum Dikeluarkan Semuanya

Salah satu fakta penting yang jarang diberitakan adalah bahwa :

• Iran hanya mengerahkan kurang dari 15% cadangan rudal jarak menengahnya.

• Rudal-rudal hipersonik dan peluncur silo bawah tanah belum digunakan.

• Iran juga belum mengaktifkan arsenal rudal bawah permukaan (submarine missile system) dan senjata drone swarming massal.

Artinya: Perang ini bukan perang total bagi Iran. Iran hanya menunjukkan “sampel kecil” dari kemampuan strategisnya.

3. Kebohongan Soal Tiga Instalasi Nuklir Iran yang Dihancurkan

Pernyataan pihak Amerika Serikat bahwa mereka telah menghancurkan tiga instalasi nuklir Iran adalah kebohongan besar yang tidak berdasar bukti teknis. Mengapa..?

Baca :  Pererat Silaturahmi, Babinsa Mersam Aktif Laksanakan Komsos Bersama Warga

• Jika benar fasilitas nuklir Iran di Isfahan, Natanz, atau Fordow diserang dan hancur:

• Maka akan terjadi ledakan dahsyat yang memicu gelombang radiasi besar, mirip insiden Chernobyl.

• Laporan dari IAEA (Badan Energi Atom Internasional), WHO, dan Greenpeace pasti akan memunculkan status darurat global.

• Tetapi tidak ada laporan independen yang menunjukkan adanya radiasi atau evakuasi massal.

Maka klaim tersebut hanya narasi perang psikologis yang bertujuan menjaga moral publik Barat dan memanipulasi opini dunia.

4. Kemenangan Iran: Simbolik, Moral, dan Strategis

Jika ditimbang berdasarkan prinsip objektif (apple to apple), maka hasilnya sebagai berikut :

5. Seruan untuk Media dan Masyarakat Global

Masyarakat dunia harus bersikap cerdas, kritis, dan adil. Jangan menelan mentah-mentah narasi sepihak dari media besar yang telah terbukti menjadi corong propaganda militer Barat. Kita membutuhkan media alternatif yang jujur dan bertanggung jawab, serta menyuarakan fakta secara objektif — bukan berdasarkan siapa yang punya senjata nuklir atau veto di PBB.

Baca :  Lewat Komsos, Babinsa Tanjung Pinang Bangun Hubungan Harmonis dengan Masyarakat

Penutup: Iran Menang, Israel Bertahan — Dunia Tahu Siapa yang Sebenarnya Berani dan Siapa yang Terlindung

Perang 15 hari ini membuka babak sejarah baru: kekuatan baru dari Timur telah bangkit. Bukan hanya secara militer, tetapi secara moral, keberanian, dan posisi geopolitik. Jika gencatan senjata dihormati, maka kemenangan ini menjadi milik Iran, bukan dalam arti kehancuran lawan, tetapi dalam keberhasilan mengubah wajah sejarah dan menginspirasi umat manusia bahwa kebenaran dan keberanian tetap memiliki tempat di dunia yang penuh manipulasi. (Jt54)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Satgas TMMD Tuntaskan Pengecoran Teras MCK Majelis di Desa Kemuning

TNI-POLRI

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Dampingi Petani Tanam Padi di Pelayangan

TNI-POLRI

Pelda Rudi Sosialisasikan Rekrutmen TNI di TMMD Ke-123 Kodim 0416/Bute

TNI-POLRI

Semangat Gotong Royong, Babinsa Bersama Warga Perbaiki Jalan Desa

TNI-POLRI

Semangat Kemanunggalan TNI dan Warga: Babinsa Bersama Masyarakat Bangun Parit Atasi Genangan Air di Jambi

TNI-POLRI

TMMD ke-124 Kodim 0419/Tanjab Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

TNI-POLRI

Danrem 044/Gapo Tinjau Program Optimasi Lahan di OKI: Babinsa Diminta Kawal Ketat Kualitas Pekerjaan

TNI-POLRI

Pastikan Berjalan Lancar, Dandim 0415/Jambi Tinjau Program Makan Bergizi di SDN 66