Irwansyah Kembali Pimpin PWI Kota Jambi, Tegaskan Komitmen pada Etika dan Profesionalisme Pers Ketum PWI Pusat Ajak Keluarga Besar PWI Provinsi Jambi Jaga Kekompakan Babinsa Kelurahan Murni Kawal Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Babinsa Pasir Panjang Sambangi Pengrajin Mebel, Dukung Pengembangan UMKM Babinsa Koramil Muara Tembesi Hadiri Sosialisasi P4GN, Dukung Terwujudnya Kampung Bebas Narkoba

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 14 Juni 2025 - 20:11 WIB

Babinsa Payo Selincah Fasilitasi Mediasi Sengketa Tanah, Wujudkan Peran TNI sebagai Perekat Bangsa

Jambi – Sengketa batas tanah antara warga kerap menjadi potensi konflik horizontal di tengah masyarakat. Menyadari hal tersebut, TNI melalui peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus hadir di garis depan pembinaan teritorial untuk menciptakan kondusivitas wilayah.

Hal ini tergambar dalam tindakan sigap Babinsa Kelurahan Payo Selincah, Koramil 415-11/Jambi Timur, Kodim 0415/Jambi, Koptu Eriansyah, yang memfasilitasi mediasi antara dua warga yang berselisih soal batas tanah di Jalan Berdikari RT 27, Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Sabtu (14/6/2025).

Baca :  Pengamanan Ibadah Jumat Agung, TNI-Polri Hadir Berikan Rasa Aman di Jelutung

Konflik antara Bapak Sutarman dan Bapak Selamet, dua warga yang masih bertetangga, mendapat perhatian serius dari aparatur kewilayahan. Koptu Eriansyah langsung turun tangan menyelenggarakan forum mediasi terbuka yang dihadiri oleh Lurah Payo Selincah, Ketua RT 27, serta sejumlah perwakilan masyarakat.

“Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah. Kami hadir bukan untuk menghakimi, melainkan menjembatani komunikasi yang sehat agar konflik tidak berkembang menjadi ketegangan yang lebih luas,” tegas Koptu Eriansyah dalam keterangannya kepada awak media.

Baca :  Rangkul Driver Ojol, Babinsa Pasar Jambi Perkuat Komsos dan Deteksi Dini Kamtibmas

Ia menambahkan, bahwa penyelesaian sengketa secara damai merupakan solusi terbaik di lingkungan masyarakat demi menjaga iklim sosial yang harmonis. Meski mediasi belum menghasilkan kesepakatan final, kedua pihak setuju untuk menempuh jalur damai dan melanjutkan proses dengan pengecekan ulang batas patok tanah oleh instansi terkait.

Sikap tegas namun humanis yang ditunjukkan Babinsa dalam meredam konflik menjadi cerminan nyata implementasi Delapan Wajib TNI, khususnya poin “Menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.”

Baca :  Babinsa Ajak Pemuda Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

Langkah ini juga memperkuat peran TNI sebagai kekuatan sosial yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga merawat kerukunan di tingkat akar rumput.

Mediasi damai ini diharapkan menjadi contoh penyelesaian sengketa yang berbasis musyawarah, bukan konfrontasi. Semangat gotong royong dan nilai kekeluargaan tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bertetangga.**)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Panglima TNI Ralat Mutasi, Letjen Kunto Tetap Pangkogabwilhan I

TNI-POLRI

Babinsa Dampingi Tim Damkar Verifikasi Kebakaran di Jambi Selatan

TNI-POLRI

Banjir Rendam Permukiman di Jelutung, Babinsa Berikan Imbauan kepada Warga

TNI-POLRI

TNI Tebar Kepedulian, Warga Antusias Terima Sembako dan Layanan Kesehatan

TNI-POLRI

Kodim 0419/Tanjab Buka TMMD ke-124, Fokus Bangun Desa dan Ketahanan Nasional

TNI-POLRI

Cegah Karhutla, Babinsa Mersam Gencarkan Komsos Edukatif kepada Warga Desa Benteng Rendah

TNI-POLRI

Babinsa Ajak Pemuda Tanjung Pasir Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

TNI-POLRI

TNI AL Berperan Kunci dalam Penangkapan 1,9 Ton Narkoba di Laut Kepri: Klarifikasi atas Pernyataan Polri