Irwansyah Kembali Pimpin PWI Kota Jambi, Tegaskan Komitmen pada Etika dan Profesionalisme Pers Ketum PWI Pusat Ajak Keluarga Besar PWI Provinsi Jambi Jaga Kekompakan Babinsa Kelurahan Murni Kawal Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Babinsa Pasir Panjang Sambangi Pengrajin Mebel, Dukung Pengembangan UMKM Babinsa Koramil Muara Tembesi Hadiri Sosialisasi P4GN, Dukung Terwujudnya Kampung Bebas Narkoba

Home / TNI-POLRI

Minggu, 23 Maret 2025 - 01:34 WIB

OPM Kembali Lakukan Kejahatan Kemanusiaan di Yahukimo, Guru dan Tenaga Kesehatan Dibakar Hidup-Hidup

YAHUKIMO – Gerombolan bersenjata yang diduga bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi brutal yang mengguncang Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pada Jumat (21/3/2025), kelompok ini membunuh dan membakar hidup-hidup enam orang guru dan tenaga kesehatan di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk. Tak hanya itu, mereka juga membakar empat gedung sekolah dan satu rumah guru.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, S.E., M.M., dalam keterangannya pada Sabtu (22/3/2025), mengutuk keras aksi keji tersebut.

Baca :  Babinsa Desa Serasah Perkuat Hubungan dengan Warga melalui Komsos

“OPM penjahat kemanusiaan ini benar-benar biadab. Mereka tidak hanya membunuh enam guru dan tenaga kesehatan dengan cara dibakar hidup-hidup, tetapi juga menghancurkan fasilitas pendidikan serta memeras dan merampok masyarakat. Mana keadilan HAM bagi para korban ini?” ujar Kapendam.

Saat ini, aparat keamanan masih berupaya mengevakuasi para korban, sementara kelompok bersenjata tersebut terus meneror masyarakat sekitar. Nama-nama korban yang sudah teridentifikasi sejauh ini adalah Sdri. T (guru), Sdri. F (guru), Sdr. F (guru), dan Sdri. I (tenaga kesehatan), sementara dua korban lainnya masih dalam proses pendataan.

Baca :  Cegah Kenakalan Remaja, Babinsa Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Pergaulan Bebas

Akibat serangan brutal ini, para guru dan tenaga kesehatan dari Distrik Heriyapini, Distrik Kosarek, Distrik Ubalihi, Distrik Nisikni, Distrik Walma, dan Distrik Kabiyanggama meminta untuk diungsikan. Pada Sabtu (22/3), sebanyak 58 orang, termasuk 4 anak-anak dan 1 warga sipil, telah dievakuasi menggunakan pesawat Adventist Aviation melalui Bandara Wamena.

Baca :  Babinsa Hadiri Rencana MTQ, Perkuat Sinergi dengan Aparatur Kelurahan

Aksi biadab ini kembali menegaskan ancaman nyata dari kelompok separatis bersenjata di Papua yang terus menyerang tenaga pendidik dan kesehatan, yang seharusnya menjadi pilar kemajuan daerah. Aparat keamanan diharapkan dapat mengambil langkah tegas untuk menghentikan aksi teror ini dan memberikan keadilan bagi para korban.**

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Jambi Selatan Kompak Jaga Kondusifitas Wilayah

TNI-POLRI

Komsos, Wujud Kemanunggalan Babinsa dengan Warga Kelurahan OKH Kota Jambi

TNI-POLRI

Kodim 0419/Tanjab Buka TMMD ke-124, Fokus Bangun Desa dan Ketahanan Nasional

TNI-POLRI

Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

TNI-POLRI

Babinsa Hadiri Pemilihan Ketua LPM Kampung Baru, Dorong Sinergi Wujudkan Pembangunan Berbasis Masyarakat

TNI-POLRI

Senam Sehat Jadi Sarana Pererat Kebersamaan TNI, Pemerintah, dan Warga Danau Teluk

TNI-POLRI

Babinsa Kelurahan Legok Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Keamanan Lewat Komsos

TNI-POLRI

Babinsa Koramil Pasar Jalin Komsos di Warung Kopi, Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Asam