PWI Provinsi Jambi Harus Menjadi Rumah Besar Wartawan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Babinsa Beliung Hadiri Ceramah Agama di Masjid Al Ikhlas Babinsa Koramil Mersam Gotong Royong Bantu Pembangunan Rumah Warga Safari Dakwah di Prabumulih, Ustaz Jarir dan Ustaz Rofiq Fatah Ajak Jamaah Perkuat Bekal Akhirat Irwansyah Kembali Pimpin PWI Kota Jambi, Tegaskan Komitmen pada Etika dan Profesionalisme Pers

Home / Politik

Minggu, 25 Agustus 2024 - 19:49 WIB

Golkar Berisiko Kehilangan Dukungan Besar Jika Tidak Usung Budi Setiawan di Pilkada Kota Jambi

Jambi – Menjelang pendaftaran bakal calon kepala daerah pada 27 Agustus, Partai Golkar di Kota Jambi masih belum menentukan sikap resmi mengenai calon yang akan diusung. Meskipun sinyal dukungan untuk Budi Setiawan, Ketua DPD Partai Golkar Kota Jambi, sudah mulai tampak, keputusan akhir dari partai belum dikeluarkan.

Budi Setiawan, yang dikenal sebagai kader Golkar dengan prestasi signifikan, termasuk membawa Golkar Kota Jambi sebagai pemenang Pemilu Legislatif, telah menunjukkan intensitas komunikasi dengan DPP Partai Golkar.

Baca :  Robert Samosir Resmi Pimpin PRI Jambi, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Struktur Partai

Pengamat politik dan akademisi dari Universitas Jambi, Dori Efendi, menilai bahwa Golkar akan mengusung Budi Setiawan sebagai calon.

Menurut Dori Efendi, jika Golkar tidak memilih kadernya sendiri, terutama yang sudah berperan besar dalam membesarkan partai, hal itu akan menimbulkan pertanyaan besar.

Keputusan untuk mengusung kandidat luar bisa memicu dugaan adanya politik transaksional dan melemahkan dukungan partai.

Baca :  Babinsa Ikut Patroli Hotel di Beringin, Awasi Perizinan dan Karyawan

“Tentu lebih terhormat mengusung kader sendiri yang sudah membesarkan partai. Apalagi hasil survei menunjukkan bahwa popularitas dan elektabilitas Budi Setiawan terus naik,” ujar Dori.

Dori juga memperingatkan bahwa jika Golkar memilih calon dari luar, mesin partai yang selama ini menjadi motor penggerak massa mungkin tidak akan berjalan optimal.

“Golkar berisiko kehilangan dukungan besar jika mesin partai hanya menghasilkan ‘gentong kosong’ sementara massa Golkar justru memilih Budi,” tambahnya.

Baca :  Babinsa Hadiri Rapat Kampung Bahagia, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Komunitas di Thehok

Sementara itu, Budi Setiawan telah memantapkan diri untuk maju dalam pilkada dengan berpasangan dengan politisi dari Gerindra, Eko Setiawan. Mereka sudah mendapatkan dukungan dari PPP, PSI, dan Gelora, menunjukkan adanya aliansi politik yang kuat di luar Golkar.

Situasi ini menciptakan ketegangan dan spekulasi mengenai keputusan akhir Golkar, yang akan sangat mempengaruhi dinamika politik di Kota Jambi menjelang Pilkada.**

Share :

Baca Juga

Politik

Direktur Media Haris-Sani Musri Nauli, Hantar Haris-Sani Daftar ke Nasdem dan PKS

Politik

Budi Setiawan Mendapat Dukungan Hangat dari Warga Jambi

Politik

Perjuangan Belum Usai: Budi Setiawan Ajak Anggota HWSB Bersabar dan Tunggu Instruksi! 

Politik

Koalisi Golkar-PPP, Sinergi Dua Petarung Budi-Fadhil Arif di Pilwako Jambi

Politik

Babinsa Koramil Suak Kandis Dampingi Petani Tanam Padi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Politik

Dapat Nomor Urut 1, Romi Hariyanto Optimis Koalisi Rakyat Akan Ciptakan Sejarah

Politik

Golkar Kota Jambi Siapkan Tujuh Calon Wakil Wali Kota Untuk Budi Setiawan

Politik

Maju Bakal Calon Walikota, Budi Setiawan Siap Hibahkan Diri Bagi Masyarakat Kota Jambi