Khairil Amri Nahkodai ISORI Jambi, Siap Kembangkan Organisasi hingga Daerah Sambut HUT Ke-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Donor Darah, Sunatan Massal, dan Pengobatan Gratis TNI AD Fair 2026, Alutsista dan Inovasi Jadi Magnet Pengunjung di Monas DPD PEPABRI Jambi Evaluasi dan Bubarkan Panitia HUT ke-67, Tekankan Tertib Administrasi dan Penguatan Pengabdian Purna Tugas Bukan Akhir Persaudaraan, Rekan Seperjuangan Datang Menjenguk Suhartono

Home / Nasional

Rabu, 20 Desember 2023 - 18:48 WIB

Panglima TNI : Teknologi Informasi Dapat Pengaruhi Negara

SRIWIJAYADAILY. CO.ID – Ketika berbicara bela negara, saat ini hal yang harus dilakukan sebagai bentuk bela negara, bagaimana memahami teknologi dan informasi dapat mempengaruhi keberadaan negara.

Hal itu disampaikan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Subiyanto dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI), yang disampaikan oleh Aster Mayor Jenderal Mochamad Syafei Kasno.

Dalam sambutanya, Panglima TNI memaparkan teknologi telah membuka peluang baru bagi negara yang membutuhkan akses ke informasi yang lebih luas dan lebih cepat.

Baca :  Jembatan Beton Garuda Buka Akses Ekonomi Warga, Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Sungai Bertam

“Teknologi juga telah meningkatkan jangkauan dan kapasitas pengunaan informasi,” katanya.

Namun, lanjutnya, dengan kemajuan teknologi. Ada juga penyalahgunaan informasi oleh kelompok-kelompok tertentu yang dapat merugikan negara.

Panglima yang jago bermain gitar ini juga menegaskan ketahanan nasional juga dipengaruhi oleh pengunaan informasi yang tersebar di media sosial dan internet yang dapat mempengaruhi opini dan sikap masyarakat.

“Oleh karena itu, kita harus memiliki strategi bela negara yang tepat untuk menanggapi informasi yang dapat mempengaruhi keberadaan negara,” tegasnya.

Baca :  Dukung HPN dan Porwanas 2027, Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selain itu juga, Panglima menguraikan harus dapat dipastikan informasi yang diterima masyarakat benar dan bermanfaat.

Seluruh masyarakat Indonesia harus bersiap untuk menanggapi ancaman yang muncul dari luar negeri.

“Negara harus memastikan bahwa ancaman tersebut dapat ditanggulangi dengan mengunakan strategi yang tepat, strategi ini haruslah mengacu pada tujuan bela negara dan memastikan ancaman tersebut dapat diselesaikan dengan benar,” tandasnya.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Ditambahkan Panglima, masyarakat harus diajarkan untuk bertanggung jawab dalam berbagi informasi dan memastikan informasi yang disebarkan tidak merugikan.

Negara juga harus memastikan tiap individu memiliki akses ke informasi yang benar dan mengajarkan cara yang tepat untuk menyebarkan informasi.

“Dengan demikian bela negara di era digital bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional, sehingga perlu bagi negara untuk menerapkan strategi bela negara agar dapat mencegah ancaman dari luar dan dalam,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Babinsa Kasang Jaya Ikuti Peringatan Isra Mir’aj 1444 H di Masjid Al Khoriyah

Nasional

Panglima TNI Terima Paparan Rencana Pendidikan Reguler LI Sesko TNI TA 2023

Nasional

Optimalkan Kinerja TNI Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 105 Perwira Tinggi TNI

Nasional

JAM Intel Sarankan Program Jaksa Masuk Desa

Nasional

Masuk Dapur Warga, Cara Satgas Yonif Raider 142/KJ Menyatu Dan Dekat Dengan Masyarakat Perbatasan Papua

Nasional

Satgas TMMD ke-121 Percepat Pembangunan dan Tingkatkan Kesejahteraan di Muarojambi

Nasional

Danramil 415-12/Pasar Hadiri Penutupan MTQ Kecamatan Pasar Jambi ke-II Tahun 2024

Nasional

Pasiter Kodim 0415/Jambi Hadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-93 Tahun 2021