Kasrem 042/Gapu Pimpin Ziarah Rombongan Peringati HUT Ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Semarak HUT Ke-1 Kodam XX/TIB, Korem 042/Gapu Gelar Beragam Lomba Olahraga Membanggakan! M. Raffi Berlian Setiawan Jadi Satu-satunya Siswa Asal Jambi Lulus Akademi Angkatan Udara 2026 Wali Kota Jambi dan APERSI Perkuat Sinergi, Percepat Realisasi Program 3 Juta Rumah Danrem 042/Gapu Hadiri Peresmian Museum Sriwijaya Dharmakirti, Wujud Dukungan TNI Lestarikan Warisan Budaya Bangsa

Home / Nasional

Kamis, 16 Februari 2023 - 18:27 WIB

Pangdam Cenderawasih Tunjuk Jenderal Kopassus Pimpin Operasi Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI M Saleh Mustafa/istimewa

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI M Saleh Mustafa/istimewa

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menunjuk Jenderal Kopassus Brigjen TNI JO Sembiring sebagai Dankolaksops TNI untuk memimpin pelaksanaan operasi pembebasan Pilot Susi Air Philip Mark Mahrtens dari tangan Kelompok Kriminal Bersenjata KKB.

Dimana Brigjen TNI JO Sembiring yang lulusan Akademi Militer 1995 ini sebelumnya telah lama berdinas di Kopassus. Mulai sebagai Komandan Batalyon 33 Grup 3 Sandhi Yudha/Kopassus, Komandan Satuan Intel Kopassus hingga Kepala Penerangan Kopassus.

Saya selaku Pangdam XVII/Cenderawasih sudah menunjuk Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring sebagai Dankolaksops TNI untuk memimpin pelaksanaan operasi ini dan berkolaborasi bersinergi dengan Damai Cartenz pimpinan Kombes Pol Faisal. Secara teknis dan taktis sudah dipersiapkan.

Hal tersebut dikatakan Pangdam Cenderawasih selaku penanggung jawab keamanan di wilayah Papua didampingi Kabinda Papua Mayjen TNI Gustav Agus Irianto, Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring, Danpas III Brimob Brigjen Pol Gatot dan Danlanud Mimika Letkol Pnb Slamet Suhartono, di Mako Lanud Yohanis Kapiyau, Kamis (16/2/2023).

Baca :  46 Siswa Diktuk Bintara Polri TA 2026 Resmi Jalani Pendidikan di SPN Polda Jambi

Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyatakan akan melakukan penegakan hukum secara terukur, terpilih dan terarah terkait pembebasan Pilot Susi Air Philip Mark Mahrtens yang masih disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya.

“Sampai saat ini upaya yang dilakukan terhadap penyelamatan Pilot Susi Air ini masih dilakukan pendekatan dialog atau Soft Approach yang dilakukan oleh Tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan Pemerintah Daerah Nduga. Namun mengingat waktu, kami aparat TNI Polri punya standart operasi yang harus dijalankan dalam upaya penegakan Hukum, agar persoalan ini tidak berlarut, yaitu harus ada batas waktunya,” kata Pangdam dikutip dari keterangan tertulis Pendam XVII/Cenderawasih.

Pada kesempatan tersebut Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan kesiapannya, baik aparat TNI Polri sudah terpilih dan terseleksi akan melaksanakan tugasnya dengan terukur, terpilih dan terarah.

Baca :  Kasrem 042/Gapu Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Jambi

“Saya tidak bisa sampaikan dan ungkapkan waktunya karena ini suatu hal yang dirahasiakan. Tetapi apabila tiba waktunya, maka TNI Polri akan melakukan penegakan hukum secara tgerukur, terpilih dan terarah,” timpalnya.

Menurut Pangdam, pihaknya sudah bekali dan sudah diberikan arahan tentang hal-hal yang harus dilakukan dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Antara lain penegakkan HAM, jadi jangan diragukan apabila nanti tindakan ini dilakukan kita tidak keluar dari rambu-rambu HAM.

Pihaknya, kata Pangdam, juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kedutaan Selandia Baru.

“Sampai saat ini berlangsung baik. Wakil Kedutaan Selandia Baru sangat mendukung apa yang dilakukan TNI Polri dalam penegakan Hukum. Namun upaya penyelamatan nyawa Pilot Philip Mark Mahrtens ini menjadi prioritas utama,” jelas Pangdam XVII/Cenderawasih.

Yang dihadapi ini, lanjut dia, sebenarnya bukan pelaku dari kelompok Separatis, ini namun pelaku teroris yang melakukan upaya-upaya pelanggaran kriminal. “Oleh karenanya itu kita TNI Polri harus melakukan operasi penegakan Hukum,” tandas Pangdam XVII/Cenderawasih.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Sementara Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring mengatakan akan mengerahkan sumber daya yang dimiliki TNI dan Polri termasuk BIN dan yang lainnya.

“Personel Damai Cartenz dan Kopasgat telah mengamankan Bandara Paro. Saat ini situasi di Paro Nduga sudah tidak ada masyarakat, tetapi Bandara sudah diamankan dan bisa digunakan,” kata Danrem 172/PWY.

“Bagi yang menghalangi-menghalangi atau tidak mendukung terhadap kegiatan yang dilakukan penegakan Hukum oleh TNI Polri berarti bagian dari teroris tersebut,” pungkas Brigjen TNI JO Sembiring.

Sementara itu, Danpas III Brimob Brigjen Pol Gatot mengungkapkan keterlibatan satuan Brimob mendukung pencarian Pilot Susi Air dan terus melaksanakan pencarian dalam rangka penegakkan Hukum seperti TNI yang juga memiliki batas waktunya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Jumat Berkah Koramil Rantau Pandan Bagikan Sembako Secara Door to Door

Nasional

Jalin Kerja Sama, Kasad Kunjungi The Royal Netherland Army

Nasional

Kodim 0415/Jambi Gelar Kegiatan Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah Tahun 2023

Nasional

Babinsa Ulu Gedong Ajak Anak-anak Bermain Edukatif, Bangun Karakter Sejak Dini

Nasional

Rangkul Semua Elemen Masyarakat, Babinsa Motivasi Pengrajin Kayu di Pasar Jambi

Nasional

Babinsa Tanjung Pasir Ikuti Gotong Royong Pelebaran Jalan Setapak

Nasional

Canda Tawa Warnai Komsos Babinsa Koramil 10/JS Bersama Warga Binaan

Nasional

Danrem 042/Gapu Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan RI Ke Jambi