Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Home / Nasional

Sabtu, 8 Oktober 2022 - 09:10 WIB

Tangis Haru Sang Nenek Disertai Doa Tanpa Henti Untuk Keluarga Besar Raja Aibon Kogila

Tangis Haru Sang Nenek Disertai Doa Tanpa Henti Untuk Keluarga Besar Raja Aibon Kogila (Foto : Istimewa)

Tangis Haru Sang Nenek Disertai Doa Tanpa Henti Untuk Keluarga Besar Raja Aibon Kogila (Foto : Istimewa)

Intan Jaya, sriwijayadaily.co.id – “Tidak ada yang kebetulan di dunia ini”, mungkin itulah salah satu kalimat yang penting untuk selalu kita pegang. Mama Tua, kadang juga Nenek Tua, itulah panggilan yang selalu ditujukkan jika menyebut atau menyapa Sang Nenek.

Sang Nenek selalu bepergian dengan salah satu cucunya yang sudah Yatim, Alison Sani atau Anita Sani. Sang Nenek, yang merupakan salah satu warga Suku Moni, tinggal di sebuah Honai kecil di Kampung Mamba Papua.

Kedatangan Nenek bersama cucunya, hanya untuk mengantarkan ubi, kacang tanah dan sawi khusus diberikan untuk Bapa Raja/Sonobi Gunung sebutan Suku Intan Jaya kepada Dansatgas Organik Yonif Para Raider 305/ Tengkorak di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (7/10/2022).

Baca :  Pesta Gol di Pakansari! Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1 pada Laga Perdana Piala AFF 2026

Tangisan dan doa yang keluar dari mata dan mulut Nenek adalah yang kedua kalinya, setelah yang pertama terjadi di jalan, depan Posramil Kodim Persiapan.

Dengan bahasa Indonesia bercampur bahasa Moni, Sang Nenek mengatakan bahwa barang bawaannya tersebut khusus dibeli dan dipilih yang paling baik di Pasar Sugapa untuk Raja Tengkorak alias Raja Aibon Kogila (Dansatgas).

Baca :  Komsos Ciptakan Suasana Harmonis, Babinsa Koramil Mersam Pererat Kedekatan dengan Warga Binaan

“Beli, pasar”. Ucap Sang Nenek disertai gerakan tangan dan bahasa tubuh saat beliau menjelaskan kepada Ardy, Dansatgas YPR 305/Tengkorak.

Para Ksatria Tengkorak yang ditemani oleh Budi Sondegau personel Polres Intan Jaya yang juga anak asli Intan Jaya, kaget dan terharu mendengar penjelasan Sang Nenek. Tak terasa, terlihat mata Raja turut berkaca-kaca.

Raja Tengkorak (Dansatgas YPR 305/Tengkorak) memberikan beras kepada Nenek, sambil menyerahkan sedikit beras, Mie Instan dan sejumlah uang untuk membantu meringankan beban Sang Nenek.

Baca :  Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Menang 2-0 atas Prancis

Dengan tangisan Nenek mengambil tali kasih, tak tahan melihat sang nenek menangis Dansatgas Raja Tengkorak mengatakan tidak perlu beli di Pasar untuk memberikan kepadanya.

“Justru Nenek kesini saja jika ada perlu beras, obat dan makanan lainnya,” ungkap Dansatgas Ardy.

“Tuhan Yesus memberkati. Amakanie. Itulah yang sering keluar dari mulut Sang Nenek.”

“Sebelum kembali ke Honai, saya mengalungkan kalung Salib di leher Sang Nenek. Tidak lupa menitipkan dua kalung untuk Alison dan Anita Sani, serta beberapa buah Beng-Beng,” pungkas Ardy. (Pendam XVII/Cenderawasih).

Share :

Baca Juga

Nasional

Persit Kodim Jambi Gelar Olahraga Bersama

Nasional

Dihadapan Kepala BNPB Pusat, Danrem 042/Gapu Paparkan Strategi Satgas Dalam Menangkal Bencana Karhutla di Provinsi Jambi

Nasional

Danrem 042/Gapu dan Kapolda Jambi Ikuti Zoom Meeting Operasi Lilin 2022 Bersama Kapolri

Nasional

Ekspedisi Merah Putih Satgas TNI 301/PKS Bersama Pelajar Dan Masyarakat Puncak Jaya

Nasional

Babinsa Ajak Warga Berdayakan Sampah Menjadi Tabungan Emas

Nasional

Persiapan HUT RI ke-79 di Desa Suka Maju, Jambi, Dibarengi Program TMMD ke-121

Nasional

Pemkot Jambi Raih Penghargaan STBM 2021 Dari Menkes

Nasional

Kedatangan Danrem 174/ATW Ke Timika Disambut Dandim 1710/Mimika