Babinsa Desa Awin Bantu Warga Turunkan Material Bangunan, Wujud Nyata Kepedulian TNI Babinsa Kelurahan Selamat Dampingi BPN dan PN Jambi Lakukan Pencocokan Lahan Sengketa, Pastikan Berjalan Aman dan Tertib Babinsa Paal Merah Bersama Warga Gotong Royong Cor Jalan Lingkungan, Wujudkan Akses yang Aman dan Nyaman Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Komsos Bersama Warga Desa Bukit Subur Babinsa Payo Selincah Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Parit, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Home / Daerah

Sabtu, 18 Juni 2022 - 18:39 WIB

Posko Darurat Abrasi Pantai Minahasa Selatan Harus Teroganisir

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Minahasa Selatan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengingatkan agar organisasi Posko Darurat Abrasi Pantai segera dibentuk dan dijalankan sebagaimana fungsi dan peranannya.

“Dengan adanya posko dan organisasinya ini memudahkan kegiatan harian apa yang harus dilakukan,” jelas Suharyanto dalam keterangannya, Sabtu (18/6/2022).

Suharyanto menegaskan, semuanya terpusat di posko tanggap darurat. Sehingga kegiatannya betul-betul terencana, terukur, serta dapat diimplementasikan di lapangan.

Baca :  Warga LDII Jambi Gotong Royong Siapkan Aula Serbaguna, Semangat Kebersamaan Jadi Teladan

Sebagai bentuk percepatan pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak abrasi pantai, BNPB akan memberikan dukungan berupa dana tunggu hunian yang dapat digunakan masyarakat untuk menyewa tempat tinggal sementara, sampai hunian tetap yang baru terbangun.

“Bagi para pengungsi akan mendapatkan bantuan dari pusat yang namanya dana tunggu hunian,” jelas Suharyanto.

“Kalau ada hunian sementara boleh saja. Nanti bisa ditempati hingga hunian tetap jadi,” imbuh Suharyanto.

Guna mendukung pelaksanaannya, Suharyanto meminta kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk segera mendata seluruh masyarakat yang terdampak.

Baca :  KODRAT Kota Jambi Cetak Petarung Baru, Mantapkan Persiapan Hadapi Kejurprov Jambi

Di samping itu, pemerintah setempat juga diharapkan segera mengambil kebijakan untuk penyediaan lahan hunian baru bagi masyarakat yang saat ini sudah terdampak maupun yang terancam abrasi pantai.

Pada pelaksanaannya nanti, Suharyanto mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sebagaimana praktik yang telah dilakukan guna penyediaan tempat tinggal bagi warga terdampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Baca :  Kehilangan Putra Terbaik Jambi, Ketua Umum IPMR Jambi: H. A. Bakri Pejuang Aspirasi Rakyat dan Inspirasi Generasi Muda

“Saya akan minta bantuan ke Kementerian PUPR saja biar cepat. Mereka sudah punya prototipe seperti yang sudah ada bagi warga lereng Semeru,” jelas Suharyanto.

Berdasarkan data perkembangan kaji cepat bencana abrasi pantai di Minahasa Selatan per Jumat (17/6), ada sebanyak 353 warga yang mengungsi.

Adapun kerugian materiil yang dihimpun sebanyak 31 unit rumah rusak berat, 1 jembatan rusak berat, 5 unit cottage terdampak, 1 unit kafetaria, dan kawasan destinasi wisata juga turut terdampak.

Share :

Baca Juga

Daerah

LDII Kerinci Dorong Dakwah Melek Media Lewat Pelatihan Jurnalistik

Daerah

LDII dan Senkom Kota Baru Siap Gelar Pengajian Akhir Tahun untuk Penguatan Iman Generasi Muda

Daerah

Sinergitas Pemprov Dan PWI Siapkan HPN Tahun 2022

Daerah

Danrem 042/Gapu Terima Kunjungan Tim Kemenko Polhukam RI

Daerah

Tak Pernah Purna untuk Negeri: Pepabri Jambi Hadir di Hari Bhayangkara

Daerah

Presiden Beri BLT Minyak Goreng dan BMK di Kota Jambi

Daerah

Permudah Proses Evakuasi, TNI Normalisasi Akses Antar Dusun di Desa Supiturang

Daerah

Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Dilanjutkan